Perwira Polres Tator kembali Menjadi Pembina Upacara di Sekolah Menengah

oleh -

Tana Toraja. Radarsatuberita. Com – Kegiatan upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, adalah salah satu bentuk menanamkan kecintaan secara dini kepada siswa siswi terhadap bangsa dan negara.

Menyambut momen upacara bendera ini, Polres Tana Toraja kembali mengamanahkan 13 personilnya yang berpangkat Perwira untuk bertindak selaku Pembina Upacara di 13 sekolah menengah yang berbeda yang ada di Kab. Tana Toraja dan Kab. Toraja Utara, Senin (4/11/2019).

Perlu untuk diketahui, bahwa selain dari tujuan mendekatkan siswa siswi kepada sosok polisi, kegiatan ini juga merupakan sebagai bangunan jalinan kemitraan antara polisi dengan pihak sekolah dalam upaya mewujudkan siswa siswi yang cinta tanah air, beretika baik dan taat aturan.

Seperti halnya pada upacara bendera Senin sebelumnya, para perwira yang bertindak selaku pembina upacara di Senin (4/11/2019) kali ini membacakan amanat seragam Kapolres Tana Toraja.

Kapolres Tana Toraja AKBP. Julianto P. Sirait SH SIK dalam amanat seragamnya mengajak kepada siswa siswi untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, bijak dalam menggunakan media sosial dan menghindari perbuatan perbuatan menyimpang lainnya dengan alasan pencarian jati diri.

Pada amanat seragamnya kali ini, secara spesifik Julianto P. Sirait mengurai trend tindak pidana asusila anak dibawah umur baik sebagai korban maupun sebagai pelaku.

” Saat ini Polres Tana Toraja sudah menangani 76 kasus tindak pidana di bawah umur, 49 kasus diantaranya yang menjadi korban adalah anak dibawah umur, 6 kasus lagi yang menjadi pelakunya adalah anak di bawah umur, dan dari analisa kasus didapati kebanyakan kasus tersebut adalah pers*t*b*han terhadap anak dibawah umur, ini sudah sangat memprihatinkan” urai Julianto P. Sirait dalam amanatnya.

Dari fakta ini, Julianto P. Sirait mengingatkan kepada seluruh siswa siswi agar menghindari segala bentuk pergaulan yang dapat memicu terjadinya tindak pidana asusila yang pada ujungnya menjadi malapetaka yang merusak masa depan dari siswa siswi sekalian,

Di akhir amanat seragamnya yang di bacakan oleh pembina upacara, Julianto P. Sirait SH SIK memotivasi siswa siswi dengan ungkapan kalimat bijak.

” Saat kamu menyadari kalau kamu diberkati tanpa batas, maka kamu akan sadar bahwa hidup adalah harta yang sangat berharga. Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa, maka berusahalah terus sampai apa yang kamu inginkan tercapai ” akhir amanat seragam Kapolres Tana Toraja. (Hms/By)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *