Komisi 1 DPRD Tubaba Melakukan Pemanggilan Terhadap Pihak Perusahaan BTI Karta Terkait Perizinan, Ini Hasilnya,

oleh -

TUBABA | Radarsatuberita.com – DPRD diruang komisi 1 kabupaten tulang bawang barat,atas pemanggilan dari PT.Berjaya Tapioka Indah(BTI) Karta dan dinas-dinas terkait, membahas permasalahan perizinan dan limbah serta yang lain yang bersangkutan dengan perusahaan BTI karta.

Yantoni selaku DPRD komisi 1″memaparkan”dengan pendapat tadi dari perusahaan,kami pernah turun kelapangan banyak hal-hal yang harus dibenahi oleh perusahaan itu kemudian,kita akan telusuri juga perizinan perusahaan itu,karna saya sampaikan beberapa hari yang lalu ketika saya dan kawan-kawan sampai di sana selama saya menjabat 6 tahun ,belum pernah menemukan perusahaan yang kotornya,yang artinya tidak peduli kesehatan baik dengan lingkungan maupun masyarakat yang menjual singkong disana,

Lanjut,yantoni”limbah nya bersorakan sampai pos keamanan mereka bertaburan di situ limbahnya kemudian kita juga melihat disana protokol kesehatan itu udah jelas-jelas dilanggar mereka,

Saat wartawan’ menanyakan kepada yantoni masalah perizinan’dia menjelaskan perizinan ini yang kita telusuri dan tadi bicara dengan pihak dinas satu pintu,kita akan rapat ulang pemanggilan pada perusahaan tanggal 29 besok,kita akan lihat mekanisme perizinan itu, apakah memang betul dijalankan atau tidak dan tadi sudah kami sampaikan.

Dari pihak DPRD yang kita butuhkan pimpinan perusahaan itu hadir besok , mintak dinas satu pintu untuk memberikan berkas tentang perizinan kita tahu bahasa sekarang tim koordinasi penataan ruang tentunya satker ada semua jadi kita ambil inisiatif untuk apa kita bingung lagi kita beri waktu 29 itu sebelum tanggal 29 kita minta berkas dari pengajuan perizinan dari peralihan tekover dari pada perusahaan itu apakah itu betul dijalankan sesuai dengan peraturan undang-undang yang ada”paparnya.

Dari pihak perusahaan BTI di wakili”Duwik sebagai HRD dan Dodi sebagai produksi dari antara kedua perwakilan perusahaan saling lempar bicara putusnya itu pun tidak statement. (Ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *