Bupati dan Wakil Bupati Mesuji, Melakukan Peletakan Pondasi Pancang Pertama Pembangunan Islamic

oleh -

MESUJI | RadarSatuBerita.Com – Bupati Mesuji Saply TH dan Wakil Bupati Mesuji Haryati Cendralela melakukan peletakan pondasi pancang pertama dalam pelaksanaan pembangunan Islamic Center dan wisata religi di Desa Wira Bangun Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji,Jumat (26/02/2021).

Dalam acara tersebut di hadiri oleh Sekertaris Daerah Mesuji, Dandim 0426 Tulang Bawang, Kapolres Mesuji, Ketua DPRD Mesuji, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita, Kepala Kejari Menggala, Kadis Perkim Mesuji, Camat Simpang Pematang, Kepala Desa Wira Bangun dan Pimpinan Pihak Ketiga Pembangunan Islamic Center dan Wisata Religi.

Pada kesempatan itu Kadis Perkim mengungkapkan, Perencanaan Islamic Center ini sudah dilakukan pada tahun 2019 oleh Konsultan Perencanaan PT Buana Rekayasa Adhigana, kemudian telah dilaksanakan pula penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sudah disetujui sebagai salah satu syarat pembangunan yang berkerja sama Pemkab Mesuji dengan Universitas Lampung dan memperoleh izin lingkungan dengan nomor LH04.01/01/IV/.14MSJ tahun 2021.

“Pengawasan pembangunan diawasi oleh PT Surya Cipta Engineering dan Jasa Kontruksi dikerjakan oleh PT Karya Bangun Mandiri Persada, pembangunan ini dilakukan selama 420 hari,” ujarnya.

Bupati mengatakan, bahwa proyek pembangunan islamic center dan wisata religi ini di bangun di lahan seluas 92.128m² dengan anggaran sebesar Rp.73.499.918.000 yang bersumber dari APBD perubahan 2020, APBD 2021 dengan metode pengerjaannya multi years yang akan berlangsung hingga bulan Februari 2022, proyek ini memiliki arti penting bagi Kabupaten Mesuji, hal ini relevan dengan Kabupaten Mesuji yang merupakan daerah yang majemuk.

“Pembangunan wisata religi ini diantaranya, wisata religi ini dapat menjadi simbol ke Islaman di Kabupaten Mesuji, ke dua memiliki arti keislaman yang ramah, moderat, dan yang terakhir dapat menjadi pendongkrak penghasilan pendapatan asli Daerah Kabupaten Mesuji serta masyarakat sekitar.Dalam perancangan pembangunan ini sudah direncana begitu baik dengan desain yang begitu indah lantas jangan mengabaikan keramahan dan kearifan lokal, hormati nilai-nilai lokal, hormati nilai-nilai agama dan nilai-nilai adat istiadat setempat,” jelasnya.

” Melalui pengaturan yang baik sedemikian rupa,maka pariwasata berkembang, ekonomi berkembang, ekonomi masyarakat meningkat.Kepada pihak pengembang, libatkan penduduk lokal dalam pengerjaan tersebut, sehingganya jangan sampai 10 atau 15 tahun kedepan tidak dapat menopang kesejahteraan penduduk sekitar,” Tutup Bupati Mesuji Saply TH.

(Toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *